Urbanisasi Jakarta

Pengertian Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Urbanisasi juga dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk yang asalnya dari pedesaan menuju ke perkotaan. Biasanya perpindahan penduduk ini bertujuan untuk mencari pekerjaan dan menetap.
Sedikitnya lapangan pekerjaan serta fasilitas penunjang di pedesaan serta tidak meratanya pembangunan diberbagai daerah menjadi salah satu dari sekian banyak faktor pemicu terjadinya hal tersebut.
Faktor lain yang turut mempengaruhi terjadinya kegiatan Urbanisasi adalah ajakan dari teman, informasi di media masa, terdesaknya kebutuhan ekonomi, ingin mendapatkan uang yang banyak dan masih banyak lagi yang lainnya.
Manfaat Urbanisasi 
  • Kota dapat memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kerja.
  • Semakin banyaknya sumber daya manusia yang berpotensi dan berkualitas.

Kasus Urbanisasi di Jakarta

Berdasarkan data Disdukcapil, pada 2012 sebanyak 6.004.344 orang mudik dari Jakarta. Saat arus balik, yang masuk Jakarta sebanyak 6.052.176 orang. Dari data itu, diperkirakan pendatang baru di Jakarta pada 2012 mencapai 47.832.

Pada 2013, pemudik dari Jakarta sebanyak 6.442.205. Saat arus balik, warga yang datang ke Jakarta 6.496.962. Pendatang baru diperkirakan 54.757.

Setahun kemudian, jumlah pemudik menurun menjadi 3.616.744. Namun ada penambahan saat arus balik sebanyak 68.537.

Pada 2015, ada sebanyak 6.544.631 pemudik. Penambahan pendatang baru signifikan pada tahun ini, sebanyak 70.504.

Tahun lalu, pendatang baru di Jakarta sekira 68.763. Sebab, saat mudik sebanyak 6.179.833, sedangkan arus balik 6.248.596.


Sumber: Disdukcapil DKI

Kepala Dinas Disdukcapil DKI Jakarta Edison Sianturi memprediksi pendatang baru di Jakarta naik setelah Lebaran 2017. Prediksinya berdasarkan selisih jumlah keberangkatan saat mudik dan arus balik.

"Data terakhir, arus mudik 6.414.000 orang. Sekarang, data arus balik kami terima ada sekitar 6.485.000. Jadi ada kenaikan 70 ribu lebih," kata Edison kepada Metrotvnews.com di kantor Disdukcapil DKI, Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Kamis 6 Juli 2017.

Berdasarkan pemantauan dan pengawasan tahun-tahun sebelumnya, mayoritas pendatang baru menuju Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Di tiga kota itu, pendatang baru menilai banyak peluang bekerja.

Di Jakarta Barat, banyak pendatang baru tinggal di Kecamatan Tambora. "Di situ dekat dengan kawasan Mangga Dua dan toko-toko," kata Edison.

Di Jakarta Utara dan Jakarta Timur, pendatang baru mengincar sektor industri. Mereka tinggal di wilayah Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung dan pengrajin industri kecil di Pulogadung.

Komentar

Postingan Populer